6 Festival Kebudayaan Thailand Yang Diadakan Pada Bulan Februari - Vizitrip Blog
719
post-template-default,single,single-post,postid-719,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-13.5,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive

6 Festival Kebudayaan Thailand Yang Diadakan Pada Bulan Februari

Thailand memang menjadi primadona wisatawan dari seluruh dunia. Dikutip dari Travel and Leisure, tahun 2017, kota Chiang Mai di Thailand menduduki kursi favorit Kota Terbaik di Dunia yang diselenggarakan oleh World’s Best Awards. Begitu banyak alasan mengapa para wisatawan mencintai negara yang dikenal memiliki 1000 patung ini, diantaranya adalah eksotiknya pemandangan senja Bangkok, keramahan warganya, hingga kuliner lokal yang beragam. Nah, setiap bulannya, Thailand menyelenggarakan festival kebudayaan yang tentunya menampilkan nilai – nilai lokal melalui tarian, busana yang dikenakan dan ritual yang diselenggarakan. Yuk simak kompilasi festival kebudayaan di Thailand selama bulan Februari!

Menyaksikan ritual turun temurun di Holy Footprint Festival

Wat Phra Phutthabat adalah satu dari enam kuil kerajaan Thailand. Kuil yang dibangun pada tahun 1624 ini berada di pedesaan dan dijuluki sebagai “Great Royal Temple of the Buddha’s Footprint”. Kuil ini dibangun  karena jejak Buddha yang ditemukan pada abad ke-17. Jejak kaki yang berukuran 150 cm dan lebar 52 cm itu ditemukan oleh seorang pemburu yang mengikuti seekor rusa yang awalnya terluka kemudian sembuh berkat kubangan air yang terbentuk oleh jejak kaki sang Buddha. Uniknya, wanita yang mengunjungi  jejak kaki sebanyak tiga kali, dipercaya akan masuk surga.

Nah, festival ini diadakan pada awal bulan Februari dan Maret. Ratusan ribu peziarah mengunjungi kuil untuk menghormati jejak kaki sang Buddha. Di lapangan kuil, kamu juga dapat menonton berbagai macam hiburan seperti kincir ria dan pertunjukan sulap & musik. Tak lupa juga, terdapat kios makanan, obat – obatan tradisional hingga cinderamata.

Festival kebudayaan Thailand: Holy Footprint Festival

Menyaksikan parade paling meriah se-Thailand: Pak Nam pho Chinese New Year Festival

Bulan Februari identik dengan Imlek. Di Thailand sendiri, Imlek tahun 2018 jatuh pada 9-20 Februari. Nah, berbeda dengan perayaan Imlek di daerah lainnya, di Pak Nam Pho terdapat parade festival yang sangat meriah. Di festival turun – temurun ini, terdapat berbagai hiburan diantaranya adalah parade naga emas Nakhon Sawan, pertunjukan musik & tarian tradisional, barongsai dan  Engko-Phabu atau pertunjukan bela diri dari 108 pahlawan Gunung Liang. Selain itu, kamu dapat menonton pertunjukan akrobatik yang menakjubkan seperti memanjat tiang setinggi 10 meter untuk mendapatkan hadiah uang di atas.

Festival kebudayaan Thailand: Pak Nam Pho Chinese New Year

Festival kebudayaan Thailand: Pak Nam Pho Chinese New Year

 Kembali ke masa lalu di King Narai Festival   

Festival yang diselenggarakan selama 9 hari ini diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Narai Agung di istananya, Phra Narai Ratchanivet. Kamu bisa menikmati sejumlah pertunjukan budaya, teater dan tarian. Jika kamu gemar berbelanja, kamu bisa berbelanja di pasar kuno yang menjual makanan dan minuman kuno Thailand. Suasana festive ala Imlek tercermin pada masyarakat yang mengenakan kostum kuno lengkap dengan kerajinan kain tenun sambil memainkan permainan tradisional dan menjajakan kuliner lokal.

6 Festival kebudayaan Thailand: King Narai Festival

Phra Narai Ratchanivet

 Phuang Malai festival

Tentunya perayaan festival maupun upacara adat tidak bisa dipisahkan dengan bunga yang warna – warni. Pada festival ini, masyarakat akan merangkai bunga yang diletakkan di kuil sebagai persembahan dan diberikan kepada tamu istimewa. Bunga – bunga yang dirangkai ini merupakan bunga yang mekar pada saat itu, seperti mawar, anggrek dan melati. Tradisi merangkai bunga ala Thailand ini pertama kali diselenggarakan saat pemerintahan Raja Chulalongkorn (Rama V). Bunga – bunga ini dibentuk sesuai pola tertentu, seperti binatang ataupun rangkaian lingkaran. Malai – malai ini yang kemudian digunakan sebagai hadiah, persembahan hingga suvenir.

Festival kebudayaan Thailand: Phuang Malai Festival

Tags:
No Comments

Post A Comment