Desa Cemoro Lawang: Bagaikan Negeri di Atas Awan - Vizitrip Blog
2065
post-template-default,single,single-post,postid-2065,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-13.5,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive

Desa Cemoro Lawang: Bagaikan Negeri di Atas Awan

Siapa yang gak tau keindahan kawasan wisata Gunung Bromo di Jawa Timur. Yang  menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Bentangan pasir dan gugus awan menyelimuti Gunung Bromo yang menjulang gagah dan membuat para wisatawan terpana. Tapi, sebelum memasuki kawasan Bromo, kamu harus mengenal desa paling eksotis, yang berbatasan langsung dengan lautan pasir Bromo, yaitu Cemoro Lawang. Cemoro Lawang sering disebut sebagai pintu gerbang masuk kawasan Bromo, Desa ini yang terletak di ketinggian 2.200. Vizitors bisa memasuki Bromo melalui desa yang ada di daerah tersebut, Malang melewati Desa Ngadas, Pasuruan melintasi Desa Tosari, dan Probolinggo melalui Desa Cemoro Lawang. Kali ini Viziteam bakal bahas pesona Desa Cemoro Lawang bak negeri di atas awan. Yuk, simak ulasannya!

Dihuni oleh suku Tengger

Ciri khas suku ini adalah sarung yang selalu diselempangkan di leher, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Suku ini memiliki adat istiadat yang kental, kawasan Bromo tetap lestari berkat kepercayaan mereka akan leluhurnya. Begitu masuk ke desa ini, kamu  akan disambut dengan jejeran tanaman yang ditata dengan cantik dan rapi, itulah salah satu keindahan Desa Cemoro Lawang.

via teamtouring

 

via travelingyuk

 

Gerbang menuju Gunung Bromo

Cemoro Lawang sering disebut sebagai pintu gerbang masuk kawasan Bromo. Nama Cemoro Lawang memiliki arti pohon cemara yang dijadikan sebagai pintu. Kedua nama tersebut berasal dari bahasa Jawa khas Jawa Timuran yakni cemoro dan lawang. Cemoro artinya pohon cemara sedangkan lawang artinya pintu. Dilihat dari ketinggian, di desa ini memang banyak terdapat pohon cemara yang berjajar dari lereng hingga ke arah desa.

Untuk melihat pemandangan Cemoro Lawang yang keren, kamu sebaiknya menuju tempat yang lebih tinggi yakni Pananjakan. Tempat utama untuk melihat lanskap matahari terbit Bromo secara luas dan menyeluruh.

Nah, untuk mencapai desa Cemoro Lawang kamu harus terlebih dahulu berhenti di Kota Probolinggo. Sementara, kalau kamu memuli perjalanan dari Malang, Jawa Timur lebih baik cari informasi untuk menuju Bromo melalui wilayah Ngadas ya, Vizitors!

via kanaljogja

 

via gotravelly

Transportasi yang bisa kamu gunakan untuk mencapai Cemoro Lawang

Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan Cemoro Lawang, titik perjalanan kamu akan dimulai di Probolinggo, sehingga langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah terlebih dahulu Probolinggo. Kalau kamu telah mencapai Probolinggo, atau terminal Probolinggo tepatnya, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sebuah angkutan yang bernama Bison. Bison merupakan angkutan umum yang berbentuk elf yang memang menjadi trasnportasi publik bagi mereka ingin menuju Bromo via Cemoro Lawang. Tarif Bison bervariasi tergantung pada sistem publik (umum/ngetem) atau sistem shuttle (sewa). Bison ini akan langsung membawa kamu ke Cemoro Lawang. Kalo kamu mau ke Gunung Bromo kamu juga bisa menyewa Jeep dari Cemoro Lawang.

via jeepbromo

No Comments

Post A Comment