Pentingnya travelling bagi generasi milenial - Vizitrip Blog
1447
post-template-default,single,single-post,postid-1447,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-13.5,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive

Pentingnya travelling bagi generasi milenial

Ketika kita duduk di meja kerja, setiap pagi berdiri di kereta menuju stasiun terdekat dari kantor, pulang jam 5 sore trus berdiri lagi di kereta menuju Bekasi.. Rutinitas ini tuh selalu kita alami dari senin sampai jumat. Sekalinya udah hari sabtu, pasti rasanya cepet banget udah senin lagi kan? Rasanya tuh pengen santai di tepi pantai Nusa Penida, berenang bareng ubur – ubur di Derawan atau bahkan. Dikutip dari moretothat.com, saking seringnya rutinitas ini kita jalani setiap hari yang tentunya kita anggap sebagai sesuatu yang normal, tanpa sadar kita memiliki harapan, inspirasi, excitement dan life changing experience di luar ‘kotak rutinitas’ kita. Travelling adalah jawaban keresahan kamu terhadap rutinitas yang selalu kamu jalani setiap hari. Berikut alasan mengapa travelling itu penting bagi generasi milenial.

Tahukah kamu?

Dikutip dari Airbnb, generasi milenial memiliki jumlah yang besar, bahkan paling besar sepanjang sejarah. Bahkan, pada tahun 2025, generasi millennial diprediksi akan mencapai 75% dari jumlah travellers. Berikut temuan utamanya:

  • Travelling itu penting banget bagi generasi millennial, terutama di Cina. Generasi milenial di Cina bahkan lebih memprioritaskan travelling daripada membeli rumah atau melunasi utang.
  • Saat travelling, generasi millenial ingin menemukan sesuatu yang baru. Sekitar 80% mencari perjalanan yang unik & cara terbaik untuk travelling adalah mempelajari suatu destinasi seperti penduduk setempat.

Jadi, udah tahu kan kenapa kamu butuh travelling? Berikut alasan mengapa kamu harus travelling!

  • Kamu akan dapet banyak banget cerita yang bisa kamu simpen untuk jadi bahan cerita atau kenangan untuk dibagikan ke orang lain
  • Kamu akan dapet teman baru. Seringkali saat travelling, kamu akan bertemu banyak teman baru. Entah di airport, di destinasi yang sedang kamu kunjungi, di sepanjang jalan hingga penduduk setempat. Selain bertukar cerita, kamu bisa membangun koneksi.
  • Kamu akan lebih berpikiran terbuka. Ini berarti, kamu mudah mengapresiasi apapun. Saat travelling, kamu akan bertemu banyak orang dengan latar belakang budaya yang berbeda. Maka dari itu, kamu akan belajar lebih banyak dan bisa lebih mengapresiasi perbedaan budaya tersebut.
  • Saat travelling, kamu akan belajar mengenai sejarah dunia. Kamu bisa mengenal sejarah mengenai negara tersebut secara langsung, bukan dari video ataupun buku lebih seru, kan!
  • Detoks media sosial. Saat travelling, kamu bisa detoks diri kamu dari media sosial. Boleh lah sekali – kali upload foto di Instagram, tapi, kenali budaya setempat dengan bener – bener mengenal budaya setempat. Yuk lihat dunia langsung, tanpa lewat jendela smartphone kamu!
  • Travelling dapat membangun neuropathways baru di otak. Jadi ketika Anda melakukan perjalanan, Anda dapat mengembalikan otak Anda. Hal ini dapat meningkatkan kreativitas, dan hubungan antara kesehatan mental dan fisik dengan kreativitas jelas ditentukan oleh penelitian.
  • Travelling membuat kamu lebih bahagia. Robert Waldinger yang menyelenggarakan studi selama 75 tahun di Universitas Harvard mengatakan bahwa orang-orang yang paling bahagia dan paling sehat adalah orang-orang yang paling terhubung dengan orang lain dan lebih mem menghabiskan uang untuk mendapatkan pengalaman, daripada membeli barang – barang.
  • Travelling bisa nge’restart’ otak kamu. Ahli saraf telah menunjukkan bahwa pengalaman baru dapat membangun saraf neuropati baru di otak. Hal ini dapat meningkatkan kreativitas, dan hubungan antara kesehatan mental dan fisik dengan kreativitas jelas ditentukan oleh penelitian.
  • Seiring waktu, kepuasan terhadap barang – barang yang kamu beli akan menurun, sedangkan kepuasan terhadap bertambahnya pengalaman meningkat. Travelling adalah satu-satunya hal yang kamu beli yang membuat kamu lebih kaya.
No Comments

Post A Comment