Tips & Trik menggunakan Japan Rail Pass - Vizitrip Blog
1236
post-template-default,single,single-post,postid-1236,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-13.5,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive
bullet train japan rail

Tips & Trik menggunakan Japan Rail Pass

Siapa sih yang ngga tau daya tarik Jepang? Mulai dari makanan khas, keindahan alam, budaya, musim, festival budaya, masyarakatnya, hingga kekayaan kulinernya, semuanya menarik untuk dikulik! Pastinya kamu juga setuju jika setiap sudut di kota Jepang itu unik dan tentunya Insta-worthy banget! Nah, kali ini, Viziteam akan membahas mengenai salah satu teknologi sistem transportasi di Jepang yang disebut sebagai bullet train.

Kereta yang berkecepatan tinggi ini dalam bahasa Jepangnya dikenal sebagai Shinkansen, yang menghubungkan sebagian besar kota utama di Jepang. Nah, untuk wisatawan sendiri, jika ingin menggunakan kereta ini, kamu membutuhkan tiket yang disebut sebagai Japan Rail Pass. Japan Rail Pass ini dibuat khusus oleh pemerintah Jepang sebagai akses bagi para wisatawan asing untuk dapat menggunakan kereta cepat agar biaya transportasi saat berada di Jepang  lebih ekonomis. Karena usut punya usut, tiket JR Pass ini lebih murah dibanding membeli tiket harian per rute. Dengan kamu membeli tiket Japan Rail Pass, kamu bukan hanya dapat menggunakan 1 moda transportasi, tapi juga moda transportasi lain yang berlogo Japan Rail Pass seperti bis dan kapal feri. Yuk simak tips & trik menggunakan Japan Rail Pass ala Vizitrip.com!

3 Langkah mudah untuk pesen tiket Japan Rail Pass via Vizitrip.com

  1. Beli tiketnya melalui Vizitrip.com. Kamu akan mendapatkan tiket berbentuk buku kecil yang akan kamu tukarkan di Jepang nanti.
  2. Tukarkan tiket JR yang telah kamu beli terebut di kantor JR yang tersebar di Jepang seperti bandara, hotel, terminal bis dan pusat perbelanjaan. Kemudian, kamu akan mendapatkan selembar tiket pengganti, yang siap mengantarkan kamu ke seluruh Jepang.
  3. You’re ready to explore Japan! Jangan sampai hilang ya Vizitors, ini paspor kedua kamu untuk mengelilingi Jepang.
tiket jr pass

via japan railpass

Jenis Japan Rail Pass

Sebelum kamu mutusin untuk beli JR Pass, Vizitors harus menyesuaikan dulu kebutuhan kalian dengan jenis JR Pass yang sudah disediakan oleh pemerintah Jepang untuk para wisatawan asing berdasarkan jumlah hari pemakaian dan jenis keretanya. Untuk Ordinary Class, susunan kursinya berderet 3, sedangkan untuk Green Class, kamu akan mendapatkan banyak fasilitas seperti seat yang lebih nyaman, disediain minuman dan juga majalah. Selain itu, kamu dapat memilih 3 jenis JR Pass berdasarkan jumlah hari, seperti 7 hari, 14 hari dan 21 hari.

green class bullet train

via travelwithhamnet

Do’s & Dont’s

Do

  • Kunjungi situs JR Pass untuk mengetahui jadwal kereta. Situs www.google.co.jp/transit sangat efektif meski berbahasa Jepang. Kamu bisa menghitung waktu perjalanan dan koneksi kereta kamu. Sedangkan www.japanrailpass.net adalah kanal informasi perkeretaapian resmi Jepang yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Berguna banget lho untuk mengetahui di mana kantor JR Pass yang berada di stasiun-stasiun di Jepang.
  • Kamu harus datang 30 menit sebelum Shikansen datang. Kereta peluru ini hanya transit sebentar lho. Jangan telat ya!
  • Perhatikan platform yang tertera di tiket. Di stasiun nanti, ada banyak jalur dengan kereta yang mengarah pada tujuan yang berbeda-beda. Ada penanda peron untuk menunjukkan di mana kamu harus berdiri sesuai dengan gerbongmu. Pastikan layar peron yang menjelaskan kereta mana aja yang sedang memasuki peron.
  • Perhatikan jalur & jenis gerbong yang tertera di tiket. Dalam satu rangkaian kereta, terdapat 3 jenis kursi: unreserved, reserved, dan green car (kursi kelas satu). Pastikan kamu tidak salah jalur dan perhatikan jenis gerbong yang sudah tertera di tiket kamu. Sebagian besar kereta shinkansen memiliki unreserved seat di gerbong No.1 sampai No.3, namun beberapa kereta lainnya di gerbong No.1 sampai No.5, bahkan beberapa kereta lainnya memiliki lebih banyak unreserved seats. Ingat – ingat tujuan kamu dan Shinkansen mana yang harus kamu ambil sesuai dengan tujuan tersebut.
  • Saat masuk ke Shinkansen, pastikan kamu antri ya! Ada disiplin tertentu yang terlibat dalam menunggu kereta kamu di peron. Kamu harus mengantri (umumnya ditandai dengan tanda di lantai) dan sabar menunggu di belakang penumpang lain sampai kamu naik gerbong. Di Jepang, antri udah menjadi kebiasaan. Yuk budayakan mengantri dengan rapi.

Dont’s

  • Jangan membawa koper besar. Di dalam Shikansen, tidak ada tempat penyimpanan koper. Sehingga, kamu akan menganggu penumpang lain jika membawa koper yang cukup besar. Koper besar biasanya disimpan di belakang kursi terakhir di ujung gerbong, sedangkan barang bawaan kamu yang kecil tentu bisa disimpan di atas tempat duduk kamu. Kamu juga bisa meninggalkan barang bawaan kamu di loker yang ada di stasiun utama. Tempat koper disediakan terbatas di ujung gerbong, tapi tempatnya sangat terbatas ya guys !

Tags:
No Comments

Post A Comment