Uniknya perayaan bulan Ramadhan di seluruh dunia - Vizitrip Blog
1735
post-template-default,single,single-post,postid-1735,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-13.5,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive

Uniknya perayaan bulan Ramadhan di seluruh dunia

Setiap bulan Ramadhan, setiap negara tentunya punya keunikan sendiri – sendiri dalam menyambut buan yang suci. Biasanya ada kebiasaan sendiri seperti melaksanakan ibadah puasa dan berbuka bersama keluarga. Berikut Viziteam akan berbagi mengenai rutinitas Ramadhan yang unik. Yuk simak!

  • Tradisi Gerga’aan di Kuwait

Seperti tradisi Ramadhan di negara lainnya, warganegara Kuwait merayakan Ramadhan dengan berkunjung ke keluarga dan tetangga sekitar. Uniknya, ada perayaan yang disebut dengan Gerga’aan. Tepat dua minggu memasuki bulan suci, anak-anak akan mengetuk pintu rumah tetangga kemudian bernyanyi. Mereka akan mendapatkan imbalan permen dan cokelat. Perayaan yang dilaksanakan di seluruh Teluk Arab ini berbeda – beda sesuai rutinitas tiap negara. Konon tradisi ini sudah ada sejak Fatima, putri Nabi Muhammad, membagikan manisan kepada masyarakat sekitar dua minggu memasuki bulan suci. Mirip halloween ya?

via Good News from Southeast Asia

  • Tradisi Kunafa di Palestina

Jajanan khas Ramadhan tentunya berbeda – beda di setiap negara. Di Palestina, khususnya Timur Tengah,  jajanan khas Ramadhan ini disebut dengan Kunafa, adonan pastry yang berisi mentega diisi dengan keju Arab manis (Akkawi atau Nabulsia)di bagian tengah, diselimuti dengan sirup gula di atas dan hiasi dengan taburan pistachio. Tradisi kue Kunafa ini ada di setiap perayaan seperti kelulusan sekolah, perayaan hingga pernikahan.

via iStock

  • Lentera Tradisional – Mesir

Salah satu keunikan saat Ramadhan di Mesir adalah banyaknya lentera yang jadi simbol Ramadhan di seluruh Timur Tengah. Nah, lentera – lentera yang terbuat logam & kaca berwarna – warni ini digantung dimana – mana lho Vizitors, cantik ya! Uniknya, lentera ini punya makna budaya, sama seperti pohon natal yang ada di setiap perayaan natal. Menurut legenda, orang Mesir menyambut kedatangan Khalifah Moezz Eddin Allah ke Kairo pada tahun 969 dengan menerangi ratusan lampion, yang kemudian tradisi ini berlanjut jadi bagian dari perayaan Ramadhan.

via Egyptian Streets

  • Piknik iftar di India

Di India, saat Ramadhan dirayakan dengan ratusan umat muslim yang duduk di halaman untuk berbuka puasa bersama. Untuk alas makanan, mereka menggunakan kain panjang. Ada juga vendor – vendor makanan yang menjual camilan, minuman & manisan khas Ramadhan yang bis kamu kunjungi seusai ibadah shalat Isya.

via Al Arabiya

 

No Comments

Post A Comment