Uniknya Potong Pantan: Upacara Sambut Tamu Suku Dayak - Vizitrip Blog
2640
post-template-default,single,single-post,postid-2640,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-13.5,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive

Uniknya Potong Pantan: Upacara Sambut Tamu Suku Dayak

Vizitors pasti tau kalau Indonesia terkenal dengan kekayaan budayanya, tak terkecuali upacara-upacara adat yang ada di seluruh penjuru negeri. Tak jarang upacara-upacara itu mendulang decak kagum karena keunikannya. Salah satu upacara adat yang unik yang berasal dari suku Dayak Ngaju di Kalimantan adalah Potong Pantan. Upacara adat ini bertujuan untuk menyambut tamu suku Dayak, Vizitors. Mau tau apa aja keunikan dari Potong Pantan? Yuk simak artikel berikut ini!

Source: InfoPublik

Pada awalnya, upacara Potong Pantan ini ditujukan untuk menyambut saudara, teman, atau prajurit yang memenangkan perang. Namun sekarang ini upacara Potong Pantan diadakan untuk penerimaan tamu-tamu kehormatan, seperti menteri, Presiden, pejabat luar Kalimantan, dan turis-turis yang mengunjungi Kalimantan. Upacara ini dipercaya untuk mencegah terjadinya hal buruk bagi penduduk dan tamu yang datang. Konon, kalau tamu berhasil memotong kayu atau bambu tersebut dengan sekali tebas (tanpa halangan), maka artinya tamu tersebut diterima dan dilancarkan urusan dan perjalanannya selama berada di sana. Sedangkan kalau tidak terpotong dengan lancar, maka harus ditanyakan apa maksud kedatangan tamu. Ternyata memiliki banyak arti, ya, Vizitors!

Source: Gerak Kalteng

Pantan sendiri artinya adalah rintangan atau penghalang. Pantan disimbolkan dengan bambu atau kayu yang dipasang melintang di gerbang masuk. Kain panjang menyelubungi pantan yang akan dipotong. Sebelum tamu melipat kain, pemimpin adat akan membacakan doa. Setelah selesai, barulah tamu dipersilakan melipat kain yang menyelubungi pantan kemudian membelah pantan menggunakan senjata tradisional Kalimantan Tengah, Mandau. Perwakilan rombongan tamu akan diberi kesempatan 5-10 kali pemotongan. Lanjut, pemimpin adat akan menghentikan pemotongan pantan untuk sementara dan menanyakan tujuan tamu tersebut datang. Setelah mendapat jawaban, pemimpin adat kembali meminta perwakilan tamu untuk melanjutkan pemotongannya. Sama dengan kesempatan pertama, di kesempatan kedua pemimpin adat akan menghentikan pemotongannya lagi dan bertanya perihal riwayat hidup atau identitas perwakilan tamu. Di kesempatan ketiga, pemotongan dihentikan lagi dengan pertanyaan siapa saja yang ikut serta dalam rombongan.

Source: Tabengan

Dalam upacara adat Potong Pantan, ada tujuh macam pantan yang bisa digunakan. Ada Pantan Kayu, Pantan Tewu (Tebu dalam bahasa Dayak Ngaju), Pantan Garantung (Gong), Pantan Balanga (Guci mahal yang dibuat di Cina saat Dinasti Ming atau Dinasti Ching), Pantan Garantung (Gong) dan Balanga (Guci), Pantan Timpung dan yang terakhir adalah Pantan Bulan (beberapa gadis yang berdiri berjajar di pintu gerbang.

Source: Berita Sampit

Unik banget, ya, Vizitors? Kalau kamu jalan-jalan ke Kalimantan, tak ada salahnya kok mengikuti prosesi upacara adat penyambutan tamunya. Selain karena budaya yang menarik, ini juga bisa menjadi tambahan pengetahuanmu. Potong Pantan baru satu upacara adat Kalimantan yang Viziteam bahas. Masih banyak lagi upacara adat di Kalimantan yang nggak kalah unik dengan Potong Pantan. Tulis yuk apa aja upacara adat yang pernah kamu saksikan di komentar di bawah!

No Comments

Post A Comment